Blog Artikel Pendidikan Indonesia adalah kumpulan artikel, skripsi dan makalah dari berbagai bidang ilmu pendidikan dari SD, SMP, SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi
Selasa, 13 Maret 2012
Rahasia Otak Super (Pendahuluan)
Otak Manusia terdiri dari [[otak kanan]] dan [[otak kiri]]. Sewaktu disekolah, kita lebih sering melatih otak kiri, yaitu yang berhubungan dengan logic, mathematic, dan pemikiran. Perlu diketahui bahwa pembelajaran yang hanya melibatkan otak kiri saja tidak akan maksimal. Otak kiri tidak mampu menyimpan memory dalam jangka panjang tapi otak kanan mampu menyimpan memory dalam waktu yang panjang bahkan permanen. Dan teknik yang akan diajarkan kali ini melibatkan peran penting dari otak kanan kita, yaitu tentang imajinasi, emosi dan kreasi yang dapat digunakan untuk menyimpan memory dalam jangka panjang.
Rabu, 22 Februari 2012
SENYAWA KIMIA
Senyawa kimia adalah zat tunggal yang terbentuk dari beberapa unsur dengan melalui reaksi kimia dan senyawa tersebut juga dapat diuraikan lagi menjadi unsur-unsur pembentuknya dengan reaksi kimia tersebut. Contohnya, dihidrogen monoksida (air, H2O) adalah sebuah senyawa yang terdiri dari dua atom hidrogen untuk setiap atom oksigen.
Umumnya, rasio tetap ini harus tetap karena sifat fisikanya, bukan rasio yang dipilih manusia. Oleh karena itu, material seperti kuningan, superkonduktor YBCO, semikonduktor "aluminium galium arsenida", atau coklat dianggap sebagai campuran atau aloy, bukan senyawa.Ciri-ciri yang membedakan senyawa adalah dia memiliki rumus kimia. Rumus kimia memberikan rasio atom dalam zat, dan jumlah atom dalam molekul tunggalnya (oleh karena itu rumus kimia etena adalah C2H4 dan bukan CH2. Rumus kimia tidak menyebutkan apakah senyawa tersebut terdiri atas molekul; contohnya, natrium klorida (garam dapur, NaCl adalah senyawa ionik.
Selasa, 21 Februari 2012
Artikel : SEJARAH KIMIA
Akar ilmu kimia dapat dilacak hingga fenomena pembakaran. Api merupakan kekuatan mistik yang mengubah suatu zat menjadi zat lain dan karenanya merupakan perhatian utama umat manusia. Adalah api yang menuntun manusia pada penemuan besi dan gelas. Setelah emas ditemukan dan menjadi logam berharga, banyak orang yang tertarik menemukan metode yang dapat merubah zat lain menjadi emas. Hal ini menciptakan suatu protosains yang disebut Alkimia. Alkimia dipraktikkan oleh banyak kebudayaan sepanjang sejarah dan sering mengandung campuran filsafat, mistisisme, dan protosains.
Abu Musa Jabir bin Hayyan dan Paracelsus mengembangkan alkimia menjauh dari filsafat dan mistisisme dan mengembangkan pendekatan yang lebih sistematik dan ilmiah. Alkimiawan pertama yang dianggap menerapkan metode ilmiah terhadap alkimia dan membedakan kimia dan alkimia adalah Robert Boyle (1627–1691). Walaupun demikian, kimia seperti yang kita ketahui sekarang diciptakan oleh Antoine Lavoisier dengan hukum kekekalan massanya pada tahun 1783. Penemuan unsur kimia memiliki sejarah yang panjang yang mencapai puncaknya dengan diciptakannya tabel periodik unsur kimia oleh Dmitri Mendeleyev pada tahun 1869.
Minggu, 19 Februari 2012
Tata Nama Senyawa Ion
Senyawa ion merupakan senyawa yang terbentuk dari ikatan ion. Ikatan ion sendiri mempunyai beberapa definisi, salah satunya adalah ikatan yang terbentuk antara ion positif dan ion negative.
Ion positif disebut juga sebagai kation, dapat berupa kation monoatomik/ion logam (Na+, K+, Li+, Ca2+, Mg2+, Al3+, etc) maupun kation poliatomik seperti NH4+.
Ion negative disebut juga sebagai anion, dapat berupa anion monoatomik/ion non logam (F-, Cl-, Br-, I-, O2-, S2-) maupun anion poliatomik (OH-, NO3-, CO32-, SO42-, PO43-, etc).
Sebelum menuliskan nama senyawa ion, alangkah baiknya mengenal beberapa kation dan anion yang disajikan pada table berikut ini. Untuk kation dan anion yang lebih beragam, dapat di download di sini. (belum tersedia)
Ion positif disebut juga sebagai kation, dapat berupa kation monoatomik/ion logam (Na+, K+, Li+, Ca2+, Mg2+, Al3+, etc) maupun kation poliatomik seperti NH4+.
Ion negative disebut juga sebagai anion, dapat berupa anion monoatomik/ion non logam (F-, Cl-, Br-, I-, O2-, S2-) maupun anion poliatomik (OH-, NO3-, CO32-, SO42-, PO43-, etc).
Sebelum menuliskan nama senyawa ion, alangkah baiknya mengenal beberapa kation dan anion yang disajikan pada table berikut ini. Untuk kation dan anion yang lebih beragam, dapat di download di sini. (belum tersedia)
Berbagai Jenis Ion
Daftar nama kation/ion positif/ion logam
Daftar nama anion/ion negatif/ion non logam
Penulisan rumus senyawa ion
jika kita sudah mengetahui berbagai jenis ion, langkah selanjutnya adalah menuliskan rumus senyawa ion jika kation dan anion di atas saling berikatan. Penulisan rumus senyawa ion dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
- Kation/ion positif/ion logam ditulis terlebih dahulu
- Senyawa haruslah netral, sehingga jumlah muatan positif dan muatan negative sama dengan cara mengatur indeks kation dan anion.
Contoh penulisan rumus senyawa ion:
K+ + Cl- --> KCl (Kalium clorida) | Jumlah muatan positif dan negatif sudah sama.
Ca2+ + 2Cl- --> NaCl2 (natrium klorida) | Jumlah muatan positif 2x muatan negative sehingga ion negative x 2
Mg2+ + SO42- --> MgSO4 (magnesium sulfat) | Jumlah muatan positif dan negative sudah sama
Al3+ + 3Br- --> AlBr3 (aluminium bromide) | Jumlah muatan positif 3x muatan negative sehingga ion negatif x 3
Rumus senyawa ion berkaitan dengan persamaan reaksi kimia yang dapat Anda simak di sini.
K+ + Cl- --> KCl (Kalium clorida) | Jumlah muatan positif dan negatif sudah sama.
Ca2+ + 2Cl- --> NaCl2 (natrium klorida) | Jumlah muatan positif 2x muatan negative sehingga ion negative x 2
Mg2+ + SO42- --> MgSO4 (magnesium sulfat) | Jumlah muatan positif dan negative sudah sama
Al3+ + 3Br- --> AlBr3 (aluminium bromide) | Jumlah muatan positif 3x muatan negative sehingga ion negatif x 3
Rumus senyawa ion berkaitan dengan persamaan reaksi kimia yang dapat Anda simak di sini.
Penamaan Senyawa Ion
Jika Anda telah memahami berbagai jenis ion dan penulisan rumus senyawa ion, mudah bagi Anda untuk memberikan tata nama/penamaan senyawa ion. Berikut aturan dalam menuliskan tata nama senyawa ion dengan acuan nama dari berbagai jenis kation dan anion sudah Anda ketahui:
1. Nama logam/ion positif/kation disebutkan terlebih dahulu, diikuti nama non logam/ion negative/anion dengan akhiran -ida, seperti pada contoh berikut:
NaCl : Natrium klorida
MgCO3 : magnesium karbonat
Al(OH)3 : aluminium hidroksida
2. Bila logam/ion positif/kation mempunyai lebih dari satu jenis muatan/bilangan oksidasi seperti Fe2+ dan Fe3+, maka jumlah muatan ditulis dalam tanda kurung “( )” dengan huruf romawi, seperti pada contoh berikut:
Fe(OH)2 : besi(II) hidroksida
FePO4 : besi(III) fosfat
PbSO4 : Timbal(II) sulfat
1. Nama logam/ion positif/kation disebutkan terlebih dahulu, diikuti nama non logam/ion negative/anion dengan akhiran -ida, seperti pada contoh berikut:
NaCl : Natrium klorida
MgCO3 : magnesium karbonat
Al(OH)3 : aluminium hidroksida
2. Bila logam/ion positif/kation mempunyai lebih dari satu jenis muatan/bilangan oksidasi seperti Fe2+ dan Fe3+, maka jumlah muatan ditulis dalam tanda kurung “( )” dengan huruf romawi, seperti pada contoh berikut:
Fe(OH)2 : besi(II) hidroksida
FePO4 : besi(III) fosfat
PbSO4 : Timbal(II) sulfat
Sumber :http://jejaringkimia.blogspot.com/2011/10/tata-nama-senyawa-ion.html
Label:
artikel pendidikan,
bahan ajar,
sma,
smk,
teknik
Lokasi:
Indonesia
Sabtu, 11 Februari 2012
Pengertian DNA dan Isolasi DNA kromosom, Isolasi DNA plasmid, Isolasi RNA
Asam nukleat adalah polinukleotida yang terdiri dari unit-unit mononukleotida, jika unit-unit pembangunnya dioksinukleotida maka asam nukleat itu disebut dioksiribonukleat(DNA) dan jika terdiri dari unit-unit mononukleotida disebut asam ribonukleat(RNA).
DNA dan RNA mempunyai sejumlah sifat kimia dan fisika yang sama sebab antara unit-unit mononukleotida terdapat ikatan yang sama yaitu melalui jembatan fosfodiester antara posisi 3′ suatu mononukleotida dan posisi 5′ pada mononukleotida lainnya(Harpet, 1980).
Asam-asam nukleat seperti asam dioksiribosa nukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA) memberikan dasar kimia bagi pemindahan keterangan di dalam semua sel. Asam nukleat merupakan molekul makro yang memberi keterangan tiap asam nukleat mempunyai urutan nukleotida yang unik sama seperti urutan asam amino yang unik dari suatu protein tertentu karena asam nukleat merupakan rantai polimer yang tersusun dari satuan monomer yang disebut nukleotida(Dage, 1992).
DNA dan RNA mempunyai sejumlah sifat kimia dan fisika yang sama sebab antara unit-unit mononukleotida terdapat ikatan yang sama yaitu melalui jembatan fosfodiester antara posisi 3′ suatu mononukleotida dan posisi 5′ pada mononukleotida lainnya(Harpet, 1980).
Asam-asam nukleat seperti asam dioksiribosa nukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA) memberikan dasar kimia bagi pemindahan keterangan di dalam semua sel. Asam nukleat merupakan molekul makro yang memberi keterangan tiap asam nukleat mempunyai urutan nukleotida yang unik sama seperti urutan asam amino yang unik dari suatu protein tertentu karena asam nukleat merupakan rantai polimer yang tersusun dari satuan monomer yang disebut nukleotida(Dage, 1992).
Langganan:
Postingan (Atom)
